Saya termasuk seorang yang suka makan di warung tradisional, karena harganya ekonomis dan menunya juga lumayan. Selain itu warung merupakan salah satu penggerak perekonomian yang patut didukung keberadaannya, karena merupakan saluran distribusi paling ujung dari industri-industri besar. Warung yang tergolong higienis dan murah biasanya terdapat di sekitar area kampus yang umumnya mempunyai konsumen kalangan mahasiswa.
Tetapi akhir-akhir ini saya merasa agak terganggu dengan peralatan makan yang disediakan. Piring masih standar, tidak ada masalah. Masalah yang nampak sekarang adalah pada sendok makan. Sendok makan yang disediakan semakin lama semakin tipis, karena tipisnya cenderung menjadi tajam di sisi-sisinya, dan mudah sekali melengkung.
Sebuah percikan ide,bisa menjadi sangat bernilai, banyak hal-hal besar di dunia ini yang ditemukan seolah-olah kebetulan, melalui sekilas ide yang tiba-tiba muncul. Blog ini menuliskannya.
Tampilkan postingan dengan label public service. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label public service. Tampilkan semua postingan
Senin, 15 April 2013
Selasa, 26 Maret 2013
Daur Ulang, Bukan digunakan ulang
Anda pernah melihat iklan sebuah produk air kemasan yang menganjurkan agar botol bekas pakai diremas dan dipuntir sebelum dibuang ke tempat sampah ? Iklan itu benar, karena botol bekas air kemasan memang sebaiknya tidak digunakan lagi. Meremas dan memuntirnya adalah sebuah cara agar botol tersebut tidak digunakan lagi. Penelitian menunjukkan bahwa botol / kemasan plastik bekas dapat mengkontaminasi cairan selanjutnya apabila botol tersebut digunakan ulang, semacam zat karsinogen akan terbentuk selang beberapa waktu setelah pemakaian pertama.
Daur ulang adalah bentuk pengubahan fungsi benda bekas pakai, misalnya mengubah plastik bekas menjadi ember, walaupun secara kesehatan belum tentu 100% aman, tapi proses ini masih menghasilkan keamanan kesehatan lebih baik daripada pemakaian ulang.
Saya juga melihat beberapa benda lain yang mempunyai potensi digunakan ulang, dan sebaiknya juga perlu disosialisasikan untuk dilakukan tindakan tertentu setelah pemakaiannya. Berikut ini beberapa benda yang saya maksud :
Daur ulang adalah bentuk pengubahan fungsi benda bekas pakai, misalnya mengubah plastik bekas menjadi ember, walaupun secara kesehatan belum tentu 100% aman, tapi proses ini masih menghasilkan keamanan kesehatan lebih baik daripada pemakaian ulang.
Saya juga melihat beberapa benda lain yang mempunyai potensi digunakan ulang, dan sebaiknya juga perlu disosialisasikan untuk dilakukan tindakan tertentu setelah pemakaiannya. Berikut ini beberapa benda yang saya maksud :
Kamis, 08 April 2010
Saran untuk para tukang cukur
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saya usul agar para pengusaha salon / pangkas rambut mewajibkan tukang cukur / hair dresser menggunakan headphone penutup telinga. Hal ini untuk menghindari gerakan tiba-tiba dari tukang cukur yang disebabkan oleh KAGET / TERKEJUT, entah karena dikagetin teman atau ada suara yang mengagetkan.
Profesi ini menggunakan senjata tajam seperti silet dan gunting, cukup berbahaya apabila petugasnya kagetan atau latah. Atau waktu mencuci rambut , kalau petugas kaget maka air / shampoo bisa masuk mata (kelilipan).
Selain tukang cukur bisa lebih santai dan rileks karena sambil dengerin musik, tampilannya bisa jadi lebih cool. Mungkin yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan musik yang terlalu keras di headphone, karena biasanya waktu berbicara suaranya bisa jadi sangat keras. Bisa-bisa yang lagi dicukur terkaget-kaget.
Profesi ini menggunakan senjata tajam seperti silet dan gunting, cukup berbahaya apabila petugasnya kagetan atau latah. Atau waktu mencuci rambut , kalau petugas kaget maka air / shampoo bisa masuk mata (kelilipan).
Selain tukang cukur bisa lebih santai dan rileks karena sambil dengerin musik, tampilannya bisa jadi lebih cool. Mungkin yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan musik yang terlalu keras di headphone, karena biasanya waktu berbicara suaranya bisa jadi sangat keras. Bisa-bisa yang lagi dicukur terkaget-kaget.
Selasa, 29 September 2009
Menunggu di traffic light
Beberapa waktu ini saya melihat ada kecenderungan baru dari para pengendara motor ketika sedang menunggu di traffic light. Saya melihat beberapa motor berjajar beberapa meter dari lintasan penyebrangan, bahkan ada yang mengambil jarak cukup jauh. Ternyata perilaku ini muncul akibat sengatan sinar matahari yang cukup panas di siang hari sehingga para pengendara mencari tempat berteduh untuk menunggu traffic light.
Para pengendara tidak lagi berjajar di depan, tapi berpencar agar bisa berteduh. Nah, saya berpikir alangkah baiknya jika sekitar traffic light dibangun semacam cannopy yang panjangnya sekitar 10 meteran jadi para pengendara tidak lagi kepanasan di siang hari. Cannopy besar ini bisa jadi akan melahirkan peluang bisnis baru disekitar area tersebut. Mungkin iklan, mungkin layanan khusus bagi pengendara (semacam refershing singkat) sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan di jalan.
Ide ini baru terlintas, saya baru sebatas brainstorming saja, mungkin anda punya pengembangan ide yang lebih bagus?
Para pengendara tidak lagi berjajar di depan, tapi berpencar agar bisa berteduh. Nah, saya berpikir alangkah baiknya jika sekitar traffic light dibangun semacam cannopy yang panjangnya sekitar 10 meteran jadi para pengendara tidak lagi kepanasan di siang hari. Cannopy besar ini bisa jadi akan melahirkan peluang bisnis baru disekitar area tersebut. Mungkin iklan, mungkin layanan khusus bagi pengendara (semacam refershing singkat) sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan di jalan.
Ide ini baru terlintas, saya baru sebatas brainstorming saja, mungkin anda punya pengembangan ide yang lebih bagus?
Langganan:
Postingan (Atom)