Info Bisnis

Minggu, 11 Maret 2012

Toko Barang / Makanan Jadul

Di grup BBM saya, teman-teman mengirimkan foto-foto makanan jadul sebagai berikut : 




Saya tidak terlau tahu apakah produk-produk dengan kemasan ini masih ada di pasaran. Tetapi hal ini menimbulkan sebuah ide, mengapa kita tidak membuka sebuah toko barang / makanan jadul, dan ini bukan toko barang antik, tetapi benar-benar barang baru tetapi dikemas dengan kemasan jadul. Kalau sebuah lagu nostagia bisa didaur ulang dan diterima oleh generasi yang berbeda, mengapa makanan lama tidak dimunculkan lagi dengan kemasan nostalgia. Tentunya hal ini akan merefresh pasar. Hal lama jika muncul di waktu yang berbeda juga merupakan hal yang baru bukan ? 

Salam Inovasi !


Kamis, 17 Februari 2011

Pasar Mahal

Selama ini kita tidak asing dengan Pasar Murah. Sebuah acara / program yang ditujukan untuk membantu orang-orang yang belum mencapai taraf hidup yang dikatakan cukup. Penyelenggara Pasar Murah biasanya mensubsidi harga pembelian sehingga harga bisa didapatkan dengan harga terendah.

Nah, kalau memang pasar murah ditujukan untuk kegiatan membantu orang lain / amal, mengapa kita tidak mengadakan juga Pasar Mahal ? Di pasar mahal tersebut harga di mark up secara sengaja hingga beberapa kali lipat dan margin dari penjualan tersebut digunakan untuk amal.

Harga bisa ditentukan oleh panitia, atau bisa juga ditentukan oleh pengunjung. Jadi pengunjung harus datang dengan tujuan amal. Misal harga sepasang sandal harga normal (sudah termasuk margin normal) misal 75.000, nah pengunjung bisa menawarnya dengan harga lebih tinggi, misal 150.000. Tentunya hal ini akan menarik, dan membuat pengunjung jadi fresh karena melakukan sesuatu yang berbeda dalam proses jual beli. Tentunya tidak sama dengan lelang. Pengunjung tidak harus mendapatkan barang karena tawarannya tertinggi. Cukup dengan menawar dengan harga yang lebih tinggi pada produk yang diminatinya.

Atau penyelenggara bisa menentukan harga jual dengan menulis jumlah mark upnya. Misal di setiap barang ditulis margin 50%, berarti harga barang tersebut jauh lebih mahal 50% dari harga normal.

Barang yang dijual bisa diberi tanda khusus, yang menyatakan bahwa barang tersebut dibeli di pasar mahal, selain memberikan perbedaan dengan produk wajar, juga sebagai kenang-kenangan bagi pembelinya.

Margin dari kegiatan pasar mahal ini disalurkan pada Yayasan Sosial atau ditujukan untuk suatu daerah / kelompok yang membutuhkan.

Silakan dicoba, selamat beramal.

Sabtu, 12 Februari 2011

Anda dan Facebook

Jika Anda memikirkan sesuatu dan menuliskannya di Facebook, anda seorang facebooker .

Jika anda memikirkan sesuatu untuk ditulis di facebook, maka anda seorang facebook worker.

Jika Anda memikirkan apa yang dipikir orang ketika menulis di Facebook, maka anda seorang Facebook Analyzer.

Jika Anda memikirkan apa yang tidak ditulis orang di Facebook, Anda seorang Facebook Cracker.

Jika Anda memikirkan cara menjebol Facebook, maka Anda seorang Facebook Hacker.

Jika Anda pasang iklan secara membabi buta di wall teman, Anda seorang Facebook spammer

Jika Anda memikirkan bagaimana membuat Facebook, Anda akan menjadi seorang Facebook Competitor.

Jika Anda memikirkan bagaimana cara membeli saham Facebook, Anda seorang Facebook Investor.

Dan yang paling bagus jika Anda memikirkan cara menjadi istri pencipta Facebook, Anda akan menjadi Facebook Owner.



Kamis, 09 September 2010

Eksistensi diri di Facebook

Sejak ada Facebook, maka kita punya wahana baru untuk menunjukkan eksistensi diri secara lebih bebas. Berikut ini adalah jenis status facebook menurut jenis tulisan serta maksud murni dan tidak murninya.

  1. Jenis Motivasi : Update status jenis ini bertujuan untuk memotivasi diri sendiri dan juga memotivasi orang lain. Biasanya sangat berhubungan dengan kondisi diri sendiri. Tetapi ada juga sebagian yang memang hobbynya mengumpulkan kata motivasi dan membagikannya karena berkesan.
  2. Jenis Kata bijak : Jenis ini cukup banyak di facebook seperti juga kata motivasi. Kata bijak ditujukan untuk bahan renungan, dan bisa juga bertujuan untuk menyindir dengan bijak terhadap teman atau situasi. Kemurnian kata bijak bisa kita lihat dari tanggapan si penulis setelah komentarnya ditanggapi. Kalau tujuannnya menyindir, biasanya ada lanjutannya.
  3. Jenis Emosional : Biasanya berusaha mengungkapkan kekesalan dengan kata-kata yang tidak berujung pangkal untuk memancing komentar. Contoh : duuuuhhh....kesel banget / sebeeeellll..../ males..... dsb
  4. Jenis wisata : Update jenis ini biasanya disertai foto dengan gaya-gaya aneh.
  5. Jenis kuliner : Update jenis ini paling banyak dilakukan di restoran / warung disertai foto makanan. Sering ada kata-kaya YUMMY....!
  6. Jenis lokasi : Biasanya jenis update ini cukup singkat, yaitu dengan kata @sungai, @kamar mandi, @ Surabaya dll. Mungkin maksudnya supaya mudah dicari. Orang-orang yang suka update jenis ini orangnya kemungkinan sangat terbuka dan tidak terlalu memikirkan privacynya sendiri.
  7. Jenis fitnah : Biasanya dilakukan dengan membuat facebook palsu dan membuat status yang ngawur-ngawur. hati-hati pilih teman di Facebook!
  8. Jenis protes : Jenis ini kebanyakan dilakukan dengan membuat akun Group di facebook dan berusaha meraih pendukung sebanyak-banyaknya.
  9. Jenis jualan : Ini yang sering mengganggu, kalalu dilakukan tidak terus menerus memang bisa jadi info yang berguna, tapi kalau dah tiap jam memborbardir, itu namanya SPAM.
  10. Jenis pamer tersembunyi : Tipe ini cukup banyak, misalnya dengan status update seperti ini : " Duhhh...ini hari yang benar-benar penuh pencobaan, blackberry saya ilang, untung masih punya tiga yang cadangan, sehingga kalau dah sampe di Hongkong tetep bisa update status, Tuhan berikan aku kekuatan menghadapi semua ini "

Senin, 31 Mei 2010

INVESTMART

Saya melihat begitu maraknya jaringan toko seperti Indomart dan Alfamart, hampir setiap ruas jalan di kota-kota yang saya kunjungi ada jaringan kedua toko ini dan jaraknya juga berdekatan. Timbul sebuah ide dalam pemikiran saya tentang sebuah konsep toko investasi. Cuma sayangnya saya tidak bakat di bidang retail, atau mungkin tidak berminat ke sana. Jadi saya bagikan ide saya di sini.

Konsep toko ini adalah sebagai berikut :
  • Toko menjual barang-barang layaknya di sebuah supermarket / minimarket.
  • Kelebihan toko ini adalah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinvestasi sesuai kemampuannya.
  • Setiap barang yang ada di toko dijual dengan 2 cara, secara retail dan secara borongan.
  • Untuk pembeli retail proses seperti biasa.
  • Untuk pembeli borongan, sifatnya adalah investasi.
  • Toko menyediakan kesempatan bagi setiap orang yang ingin berinvestasi untuk suatu jenis barang untuk satu periode tertentu, bisa 1 hari, 1 minggu, atau 1 bulan.
  • Misalnya saya melihat bahwa produk kacang goreng sangat laris, nah saya bisa berinvestasi untuk sejumlah produk kacang goreng sesuai kemampuan saya / jumlah minimal yang telah ditetapkan oleh manajemen toko. Dengan syarat bahwa sejumlah baran itu akan dijual di toko tersebut dengan harga pokok yang disepakati dan harga jual yang telah disepakati pula. Nah, resiko tetap ada, penginvestasi wajib membawa pulang sisa produk yang telah dipilihnya jika jumlah pembeliannya ternyata masih tersisa sampai batas akhir investasi. Bisa dijual kembali di tempat lain.
  • Pembelian harus cash sehingga cashflow toko tidak terganggu.
  • Keuntungan pembeli, dibayar pada akhir periode.
  • Di permainan ini, pembeli harus jeli melihat barang mana yang akan laku.
  • Permainan ini kalau bisa boleh diikuti oleh siswa setingkat smp/sma juga untuk melatih jiwa investasi dan bisnis generasi penerus.
  • Coba bayangkan, misal seseorang punya uang Rp 500.000 di kantongnya, bingung mau diputar di mana, nah , di Investmart mungkin mereka akan terbantu. Lagi pula pihak toko pasti untung karena barangnya juga pasti laku, atau malah sudah laku semua dalam satu hari.
Nah bagaimana pendapat Anda, siapa yang mau eksekusi ide ini?

Kamis, 08 April 2010

Saran untuk para tukang cukur

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saya usul agar para pengusaha salon / pangkas rambut mewajibkan tukang cukur / hair dresser menggunakan headphone penutup telinga. Hal ini untuk menghindari gerakan tiba-tiba dari tukang cukur yang disebabkan oleh KAGET / TERKEJUT, entah karena dikagetin teman atau ada suara yang mengagetkan.

Profesi ini menggunakan senjata tajam seperti silet dan gunting, cukup berbahaya apabila petugasnya kagetan atau latah. Atau waktu mencuci rambut , kalau petugas kaget maka air / shampoo bisa masuk mata (kelilipan).

Selain tukang cukur bisa lebih santai dan rileks karena sambil dengerin musik, tampilannya bisa jadi lebih cool. Mungkin yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan musik yang terlalu keras di headphone, karena biasanya waktu berbicara suaranya bisa jadi sangat keras. Bisa-bisa yang lagi dicukur terkaget-kaget.

Selasa, 29 September 2009

Menunggu di traffic light

Beberapa waktu ini saya melihat ada kecenderungan baru dari para pengendara motor ketika sedang menunggu di traffic light. Saya melihat beberapa motor berjajar beberapa meter dari lintasan penyebrangan, bahkan ada yang mengambil jarak cukup jauh. Ternyata perilaku ini muncul akibat sengatan sinar matahari yang cukup panas di siang hari sehingga para pengendara mencari tempat berteduh untuk menunggu traffic light.
Para pengendara tidak lagi berjajar di depan, tapi berpencar agar bisa berteduh. Nah, saya berpikir alangkah baiknya jika sekitar traffic light dibangun semacam cannopy yang panjangnya sekitar 10 meteran jadi para pengendara tidak lagi kepanasan di siang hari. Cannopy besar ini bisa jadi akan melahirkan peluang bisnis baru disekitar area tersebut. Mungkin iklan, mungkin layanan khusus bagi pengendara (semacam refershing singkat) sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan di jalan.
Ide ini baru terlintas, saya baru sebatas brainstorming saja, mungkin anda punya pengembangan ide yang lebih bagus?

Sabtu, 18 April 2009

Kota impian saya

Saya membayangkan sebuah kota yang rindang, banyak taman, sejuk, dan dengan blok-blok bangunan yang teratur di Indonesia ini. Sebuah kota yang bernuansa village, tapi dengan konten modern dan canggih. Sebuah kemodernan yang tersirat meskipun tak tampak wah.
Dan saya juga merindukan sebuah kota yang full music, sebuah kota yang diisi oleh seniman-seniman berkualitas di setiap sudut jalannya. Memperdengarkan lagu-lagu yang harmonis dan meningkatkan produktifitas.
Kota yang dipenuhi oleh pemikir-pemikir dan eksekutor-eksekutor dari ide-ide. Sebuah kota yang action, sebuah kota yang punya misi dan visi.
Di kota ini, tidak ada kelelahan pikiran yang disebabkan konflik, karena masing-masing orang sudah dewasa dan berintegritas, sehingga masalah-masalah bisa diselesaikan tanpa banyak masalah.
Kota seperti ini akan menghasilkan sebuah energi yang akan mengalir ke daerah-daerah sekitarnya.
Kalau tulisan ini diteruskan, akan sangat panjang sekali, dan saya akan menjadi lelah ketika saya keluar dari kantor dan melihat kondisi yang sesungguhnya.

Rabu, 11 Februari 2009

English Corner.....Why.....?

Saya baru saja selesai mengoperatori sebuah acara English Corner di sebuah radio swasta di kota saya, sambil melihat bagaimana interaksi antara pengasuh acara tersebut dengan bintang tamu maupun pendengar, saya mendapatkan suatu jawaban mengapa Bahasa Inggris susah sekali dikuasai oleh kebanyakan orang Indonesia.

Corner.....! Corner itu kan sudut ya...pojok...
Sadar tidak kalau selama ini English selalu hanya berada di corner, tidak pernah di center....
Dianggap penting...karena semua orang mengatakan bahwa itu bahasa yang penting dan harus dikuasai untuk bisa maju, tetapi karena yang penting ini ditaruh di corner...akhirnya menjadi penting di prioritas yang bukan utama.

Bagaimana memposisikan English sebagai bahasa yang bisa dipakai dan dipelajari tanpa harus takut dan menganggapnya terlalu tinggi?

Kamis, 18 Desember 2008

Ide harus dicatat secepatnya

Ternyata benar , sebuah ide harus segera dicatat secepatnya ketika melintas di pikiran kita. kalau tidak , maka akan menguap dalam beberapa jam , dan selanjutnya susah sekali diakses.
Seperti tadi pagi ketika sedang di jalan , terlintas sebuah ide bagus yang rencananya mau saya tulis di blog ini, dan saat ini ketika sudah mau menulis tiba-tiba saya sudah tidak ingat lagi tentang topik yang akan saya kemukakan. Sudah coba cari clue dari berbagai sudut , tetap tidak mau nongol , seakan-akan terkubur di lapisan memori paling bawah.

Tapi ada hikmahnya juga , kebiasaan bawa pulpen dan notebook kecil (belum punya PDA) yang sudah lama saya tinggalkan kini kembali saya lakukan. Saya siap menangkap ide apapun yang melintas , menulisnya secepatnya , merenungkannya , kalau oke , bisa jadi tulisan di blog ini.

Catat....catattt...dan cataaattt....